News

SMK Muhammadiyah 1 Jakarta dan SMK Muhammadiyah 4 Jakarta Perluas Peluang Studi ke Tiongkok Melalui CUCAS Indonesia

Jakarta, jktmu.com – SMK Muhammadiyah 1 Jakarta bersama SMK Muhammadiyah 4 Jakarta menghadiri pertemuan dengan CUCAS (China’s University and College Admission System) Indonesia pada Rabu (15/7/2026) di SOHO at Podomoro City, Jakarta. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut atas undangan resmi dari CUCAS sebagai langkah awal menjajaki kerja sama di bidang pendidikan internasional.

CUCAS merupakan lembaga yang memfasilitasi calon mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi di berbagai perguruan tinggi di Tiongkok. Saat ini, CUCAS telah bekerja sama dengan 16 perguruan tinggi di Tiongkok dan menawarkan berbagai peluang pendidikan bagi pelajar Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta diwakili oleh Kepala Sekolah Febriantoni, M.Pd. beserta staf Hubungan Industri (Hubin), sedangkan SMK Muhammadiyah 4 Jakarta dihadiri oleh Kepala Sekolah Adi Sagita, S.IP. bersama staf Hubin.

Anisyahirah Kalyana Putri Maulana selaku Head of Business Relations Department CUCAS Indonesia memaparkan berbagai program yang dapat dikolaborasikan dengan SMK, mulai dari beasiswa penuh (full scholarship) dan beasiswa parsial, program e-commerce talent, summer camp, hingga program yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah.

“Kami ingin menjadi jembatan bagi sekolah-sekolah di Indonesia untuk membuka akses pendidikan di Tiongkok. Selain program beasiswa dan studi lanjut, sekolah juga dapat mengajukan program kolaborasi yang sesuai dengan kebutuhan peserta didiknya,” ujar Anisyahirah.

Dalam sesi diskusi, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Febriantoni, M.Pd., menanyakan persyaratan kemampuan bahasa bagi peserta didik yang ingin melanjutkan studi ke Tiongkok. Menurut pihak CUCAS, persyaratan tersebut bergantung pada kebijakan masing-masing universitas. Program tersedia dalam bahasa Inggris maupun Mandarin, meskipun penguasaan bahasa Mandarin memberikan peluang yang lebih besar.

“Informasi ini menjadi bekal bagi kami untuk mempersiapkan peserta didik sejak dini agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi di Tiongkok,” ungkap Febriantoni.

Sementara itu, Kepala SMK Muhammadiyah 4 Jakarta, Adi Sagita, S.IP., menyampaikan bahwa sekolahnya telah memiliki program TikTok e-commerce yang sejalan dengan salah satu program unggulan CUCAS.

“Kami melihat banyak peluang yang dapat dikembangkan bersama CUCAS. Semoga kolaborasi ini dapat membuka kesempatan yang lebih luas bagi peserta didik untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memperoleh pengalaman internasional,” tutur Adi Sagita.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang positif bagi SMK Muhammadiyah 1 Jakarta dan SMK Muhammadiyah 4 Jakarta dalam memperluas jejaring pendidikan internasional. Melalui sinergi dengan CUCAS Indonesia, kedua sekolah berharap dapat membuka lebih banyak akses bagi peserta didik untuk memperoleh beasiswa, meningkatkan kompetensi global, serta melanjutkan studi ke perguruan tinggi di Tiongkok.

Penulis: Tati Nurkhikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *