Gerakan Rukun dengan Teman Dorong Keharmonisan di Lingkungan Sekolah
Jakarta, jktmu.com – Dalam rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), siswa SMK Muhammadiyah 1 Jakarta mendapatkan materi bertajuk “Gerakan Rukun dengan Teman” yang disampaikan oleh Pak Rifqi. Materi ini bertujuan menanamkan nilai persaudaraan, saling menghormati, serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan (bullying).
Pada kesempatan tersebut, Pak Rifqi mengajak seluruh siswa untuk saling mengenal teman sekelas dan menerima setiap perbedaan yang dimiliki. Ia menegaskan bahwa perbedaan merupakan ciptaan Allah SWT yang harus dihargai, bukan dijadikan bahan ejekan atau penghinaan.
“Perbedaan adalah anugerah dari Allah SWT. Menghina teman karena perbedaan fisik sama saja dengan menghina ciptaan-Nya. Oleh karena itu, jangan pernah mengejek ataupun memberikan panggilan yang merendahkan kepada teman,” ungkapnya di hadapan peserta MPLS.
Selain menghindari tindakan perundungan, siswa juga diajak membangun komunikasi yang baik dan memperkuat kerja sama antarteman. Menurut pemateri, kerukunan tercermin melalui sikap saling peduli, saling melindungi, serta saling membantu dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Pak Rifqi menjelaskan bahwa menjaga hubungan yang harmonis dengan teman memiliki banyak manfaat, di antaranya menciptakan suasana belajar yang nyaman, mempererat tali persaudaraan, mengurangi potensi konflik, serta meningkatkan semangat dan prestasi belajar siswa.
Dalam penyampaiannya, ia juga memberikan pesan agar siswa memilih lingkungan pergaulan yang positif. Berteman dengan orang-orang yang baik dan berprestasi akan memberikan pengaruh positif sehingga dapat memotivasi diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Untuk membangun budaya rukun di sekolah, siswa diajak membiasakan berbagai sikap positif, seperti saling menyapa dan mengucapkan salam, bersikap sopan kepada teman maupun guru, menghargai pendapat orang lain, saling membantu, serta menghindari perilaku mengejek.
Selain itu, pemateri menyampaikan beberapa langkah sederhana dalam menjaga kerukunan, yaitu mengenali teman-teman baru, mengedepankan musyawarah ketika terjadi perbedaan pendapat, menghindari gosip yang dapat memicu perselisihan, serta menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Nilai-nilai tersebut diperkuat dengan landasan ajaran Islam. Pak Rifqi mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Hujurat ayat 10 yang menegaskan bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara. Ia juga menyampaikan hadis riwayat Bukhari dan Muslim yang berbunyi, “Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain.”
Melalui materi ini, diharapkan seluruh peserta MPLS dapat menerapkan sikap saling menghormati, menghargai perbedaan, dan bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari sehingga tercipta lingkungan SMK Muhammadiyah 1 Jakarta yang harmonis, aman, nyaman, serta mendukung proses belajar yang optimal.
Penulis: Dimas (IPM Smk Muhammadiyah 1 Jakarta)
