News

Menuju Jepang Bukan Sekadar Mimpi: SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Perkuat Komitmen Siswa dan Orang Tua melalui Sosialisasi Japanese Academy

Jakarta, jktmu.com – SMK Muhammadiyah 1 Jakarta menyelenggarakan Sosialisasi Japanese Academy pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Aula SMK Muhammadiyah 1 Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 49 peserta didik yang lolos seleksi Program Japanese Academy beserta orang tua/wali sebagai bentuk penguatan komitmen dalam mempersiapkan peserta didik mengikuti program kelas ke Jepang.

Gambar saat ini tidak memiliki teks alternatif (alt). Nama berkas: image-scaled-e1785551317186.png
Azka dan Hafidz
Japanese Academy

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik dan orang tua mengenai proses pembinaan yang akan dijalani serta pentingnya peran keluarga dalam mendukung keberhasilan program. Sinergi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik diharapkan menjadi kunci dalam mewujudkan cita-cita berkarier di Jepang.

Dalam sambutannya, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Febriantoni, mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengantarkan peserta didik meraih masa depan yang lebih baik. “Mari bersama-sama mengantarkan anak-anak meraih impian dan masa depan yang baik dengan komitmen yang kuat antara murid, orang tua, dan sekolah,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman dari Hafidz dan Azka, alumni SMK Muhammadiyah 1 Jakarta yang saat ini mengikuti Program Bantuan Pekerja ke Jepang. Keduanya menceritakan pengalaman belajar bahasa Jepang selama tiga bulan terakhir sekaligus menampilkan kemampuan berbahasa Jepang yang telah mereka kuasai. Penampilan tersebut memberikan gambaran nyata sekaligus motivasi kepada peserta bahwa kesempatan untuk bekerja di Jepang dapat diraih melalui disiplin, kerja keras, dan semangat belajar.

Melalui Sosialisasi Japanese Academy ini, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja internasional. Dengan dukungan penuh dari sekolah dan orang tua, diharapkan impian peserta didik untuk berkarier di Jepang dapat terwujud.

Penulis: Yasmin Ghaliyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *