Tim Angklung SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Tampil Memukau di Festival Kali Pasir 2026
Jakarta, jktmu.com – Tim Angklung SMK Muhammadiyah 1 Jakarta tampil memukau dalam Festival Kali Pasir 2026 yang diselenggarakan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada 24–25 Juli 2026. Tim Angklung SMK Muhammadiyah 1 Jakarta mendapat kesempatan tampil pada Jumat, 25 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian festival yang menampilkan berbagai pertunjukan seni dan budaya.
Keikutsertaan Tim Angklung SMK Muhammadiyah 1 Jakarta dalam festival ini merupakan wujud komitmen sekolah dalam melestarikan budaya Indonesia sekaligus memberikan ruang bagi murid untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri di bidang seni musik.
Dalam penampilannya, para murid membawakan beberapa lagu menggunakan perpaduan alat musik angklung dengan iringan alat musik modern. Harmonisasi yang tercipta menghasilkan sajian musik yang menarik, energik, dan mampu memukau para pengunjung yang hadir di lokasi acara. Penampilan tersebut membuktikan bahwa musik tradisional dapat dikemas secara kreatif sehingga tetap relevan dan diminati oleh generasi muda.
Selain menjadi ajang unjuk bakat, partisipasi dalam Festival Kali Pasir 2026 juga menjadi sarana pembelajaran bagi para murid. Melalui proses latihan hingga tampil di atas panggung, para anggota tim dilatih untuk menumbuhkan sikap disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan rasa percaya diri, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Tim Angklung dan pelatih sekaligus guru pendamping Nabila Tatipikalawan, S.Pd., serta semua pihak yang telah mendukung persiapan hingga pelaksanaan kegiatan. Beliau berharap pengalaman ini dapat menjadi motivasi bagi para murid untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah pada berbagai ajang seni dan budaya.
Melalui partisipasi dalam Festival Kali Pasir 2026, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik dan kompetensi vokasi, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, serta pelestarian budaya Indonesia.
(Susilawati Hamdayani)
