Sosialisasi Harumatsuri, Kenalkan Festival Musim Semi Jepang kepada Murid SMK Muhammadiyah 1 Jakarta
Jakarta, jktmu.com – Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (UHAMKA) mengadakan sosialisasi Harumatsuri (Festival Musim Semi Jepang) di Ruang Serbaguna SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Rabu (19/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 40 murid kelas XI yang memiliki minat untuk melanjutkan kuliah maupun bekerja di Jepang.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh dua dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang UHAMKA, yaitu Ana Natalia, M.Pd. dan Nia Septiany, M.Hum., serta enam mahasiswa. Dalam kegiatan ini, tim UHAMKA memperkenalkan Harumatsuri yang akan dilaksanakan pada tahun 2027.
Harumatsuri merupakan kegiatan tahunan yang menghadirkan beragam aktivitas bernuansa budaya Jepang. Dalam pemaparannya, murid diperkenalkan dengan berbagai rangkaian kegiatan, seperti penampilan seni, lomba makan, cosplay, serta berbagai perlombaan dan kegiatan menarik lainnya.
Nia Septiany, M.Hum., menjelaskan bahwa Harumatsuri merupakan agenda yang dilaksanakan setiap tahun dan terbuka bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat budaya Jepang.
“Harumatsuri ini merupakan kegiatan tahunan. Semoga nanti semakin banyak yang berminat untuk ikut serta dan bisa menikmati berbagai kegiatan yang kami hadirkan,” ujar Nia Septiany.
Setelah sesi pemaparan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan origami berbentuk bangau. Para murid mengikuti praktik secara langsung dengan bimbingan dosen dan mahasiswa Pendidikan Bahasa Jepang UHAMKA. Kegiatan ini menjadi pengalaman menarik bagi murid untuk mengenal salah satu bentuk seni tradisional Jepang secara langsung.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif dan mendapat antusiasme dari para peserta. Bagi murid yang memiliki ketertarikan untuk melanjutkan pendidikan maupun berkarier di Jepang, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh bahasa dan budaya Jepang sekaligus mendapatkan informasi mengenai kegiatan yang dapat memperluas wawasan mereka tentang Jepang.
Penunlis: Tati Nurkhikmah
