Siswa SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Asah Kompetensi Otomotif Melalui PKL di Bengkel Resmi Astra BMW Sunter
Jakarta, jktmu.com — Sebagai bentuk sinkronisasi kurikulum sekolah dengan kebutuhan dunia industri, siswa SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Rasya Admiraldo, melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di bengkel resmi Astra BMW Sunter. Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program link and match antara pendidikan vokasi dan dunia kerja profesional.
Program PKL bertujuan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengaplikasikan teori otomotif yang telah dipelajari di sekolah ke dalam praktik langsung sesuai standar operasional prosedur (SOP) industri otomotif. Di bawah bimbingan mekanik profesional, siswa mendapatkan pengalaman kerja nyata melalui berbagai aktivitas teknis, di antaranya:
a. Melakukan servis berkala dan penggantian oli secara presisi sesuai standar pabrikan.
b. Melaksanakan diagnosa kerusakan kendaraan menggunakan alat scanner komputerisasi modern.
c. Melakukan perawatan sistem transmisi, pengereman, serta kelistrikan kendaraan.
Kepala Bengkel, Agus Supriyanto, S.T., menyampaikan bahwa kehadiran siswa PKL memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja sekaligus menjadi sarana pembinaan calon tenaga kerja masa depan di bidang otomotif.
“Kehadiran siswa PKL cukup membantu operasional bengkel sekaligus menjadi kesempatan bagi industri untuk mengenal potensi tenaga kerja muda yang kompeten dan siap berkembang,” ujarnya.
Selain meningkatkan keterampilan teknis (hard skill), siswa juga dibiasakan menerapkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta etos kerja tinggi yang menjadi bagian penting dari budaya kerja profesional di bengkel resmi.
Rasya Admiraldo mengungkapkan bahwa pengalaman PKL memberikan banyak pelajaran berharga. “Kami belajar bahwa bekerja di bengkel resmi bukan hanya soal memperbaiki mesin, tetapi juga tentang ketelitian, kerja sama tim, dan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan PKL ini, diharapkan siswa SMK Muhammadiyah 1 Jakarta semakin siap memasuki dunia kerja serta mampu menjembatani kesenjangan antara pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan industri otomotif yang terus berkembang.
Penulis: Muhammad Abu Jamroh
