MKKS SMK Muhammadiyah DKI Jakarta Selenggarakan Upgrading Team SPMB, Tekankan Pelayanan Prima Berbasis Hypno Service
Jakarta, jktmu.com — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Muhammadiyah DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Upgrading Team Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) pada Rabu, 28/1/ 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 4 Jakarta dan diikuti oleh kepala sekolah serta perwakilan tim SPMB dari SMK Muhammadiyah se-DKI Jakarta. .
Kegiatan upgrading ini menghadirkan Muhammad Syaikhul Islam, S.HI., M.HI., CHT, CCH (NGH–USA), CI sebagai pemateru pertama, beliau menyampaikan tentang Pelayanan Prima (Excellent Service) yang menjadi fondasi utama dalam pelayanan SPMB di sekolah.
Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa pelayanan bukan sekadar penyampaian informasi, melainkan sebuah pengalaman emosional yang dirasakan oleh calon murid dan orang tua. Oleh karena itu, pelayanan harus dilakukan dengan kesungguhan, empati, dan profesionalisme agar meninggalkan kesan positif serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Materi pelayanan prima menekankan enam unsur utama, yaitu reliability (pelayanan yang dapat diandalkan), assurance (memberikan rasa aman dan kepercayaan), tangible (penampilan diri, sikap, serta lingkungan sekolah), empathy (kepedulian dan keramahan), responsiveness (cepat dan tanggap terhadap kebutuhan), serta teamwork (kerja sama tim). Keenam unsur ini harus berjalan seimbang agar pelayanan dapat dirasakan secara optimal.
Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai Hypno Service, yaitu teknik pelayanan melalui pendekatan komunikasi bawah sadar. Dalam materi ini dijelaskan bahwa sekitar 88% respons manusia dipengaruhi oleh emosi, sehingga pemilihan kata, intonasi suara, sikap, dan bahasa tubuh sangat menentukan keberhasilan pelayanan.
Muhammad Syaikhul Islam menekankan penggunaan kata-kata positif dan menenangkan, seperti “baik”, “tenang”, “aman”, “dipermudah”, “dibantu”, dan “insyaallah”. Kata-kata tersebut dapat memberikan sugesti positif dan menciptakan rasa nyaman bagi calon murid maupun orang tua. Selain itu, penggunaan bahasa yang sederhana, jelas, dan tidak kaku juga sangat dianjurkan.
Materi juga membahas pentingnya body language dalam pelayanan, antara lain senyum tulus, postur tubuh yang tegak namun santai, gerakan yang terkontrol, serta kontak mata yang wajar. Bahasa tubuh yang tepat dinilai mampu memperkuat pesan verbal dan menciptakan suasana pelayanan yang kondusif.
Dalam sesi ini turut dibahas berbagai tantangan pelayanan di dunia pendidikan, seperti calon murid yang belum sepenuhnya memahami kualitas sekolah serta orang tua yang sering menyampaikan keluhan secara emosional. Dalam menghadapi situasi tersebut, petugas layanan diharapkan mampu tetap tenang, sabar, dan profesional.
Untuk memperkuat pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan role playing (bermain peran). Melalui simulasi pelayanan SPMB, peserta mempraktikkan cara melayani dengan empati, memvalidasi perasaan, menggunakan bahasa yang menenangkan, serta memberikan solusi secara bertahap.
Kegiatan materi pertama ditutup dengan pemberian cinderamata kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas ilmu serta pengalaman yang telah dibagikan kepada seluruh peserta. Pemberian cinderamata tersebut sekaligus menandai berakhirnya sesi pertama dalam rangkaian kegiatan Upgrading Team SPMB.
Melalui materi pertama ini ditegaskan bahwa pelayanan prima merupakan cerminan akhlak dan profesionalisme sekolah. Pelayanan yang baik tidak hanya menyelesaikan kebutuhan administratif, tetapi juga menjadi sarana membangun kepercayaan dan citra positif sekolah di mata masyarakat.
Kegiatan Upgrading Team SPMB yang diselenggarakan oleh MKKS ini diharapkan mampu menyamakan persepsi dan meningkatkan kualitas pelayanan seluruh tim SPMB SMK Muhammadiyah se-DKI Jakarta.
Penulis: Tati Nurkhikmah

Satu Kata “MKKS Kreeen”
Cuma ad satu Pertanyaan nihh…Sekolah kita ini Masih ada diimahe masyarakat umum adalah Sekolah Organisasi Muhammadiyah dan berafiliasi dengan Partai tertentuu…Nah Bagaimana caranya yg Bijak utk menjelaskan secara Baik dan Benar kepada calon2 siswa/i atau Bahkan orang tua calon siswa/i klo mereka/anak2 mereka memang memilih Muhammadiyah sebagai Institusi yang baik dan tepat utk menimba ilmu umum dan ilmu agama.
Terimakasih.
Satu Kata “MKKS Kreeen”
Cuma ad satu Pertanyaan nihh…Sekolah kita ini Masih ada dimata masyarakat umum adalah Sekolah Organisasi Muhammadiyah dan berafiliasi dengan Partai tertentuu…Nah Bagaimana caranya yg Bijak utk menjelaskan secara Baik dan Benar kepada calon2 siswa/i atau Bahkan orang tua calon siswa/i klo mereka/anak2 mereka memang memilih Muhammadiyah sebagai Institusi yang baik dan tepat utk menimba ilmu umum dan ilmu agama.
Terimakasih.