Evaluasi Ujian Praktik ISMUBA SMK Muhammadiyah 1 Jakarta: Menuju Ibadah yang Lebih Sempurna Sesuai Tarjih
Jakarta – Rangkaian kegiatan akhir tahun untuk kelas XII di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta mencapai puncaknya dengan pelaksanaan Ujian Praktik ISMUBA (Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab). Kegiatan ini merupakan syarat kelulusan yang penting bagi para siswa.
Salah satu penguji praktik, Bapak Tamim Hamzah, S.Pd.I. M.Pd, guru Bahasa Arab di sekolah tersebut, mengungkapkan hasil evaluasinya yang mendalam, khususnya pada materi praktik wudhu dan shalat. Praktek shalat meliputi praktek shalat wajib dan shalat jenazah. Ujian shalat wajib dalam prakteknya siswa diminta sendiri-sendiri sementara shalat jenazah secara berjamaah.
Tamim mencatat bahwa sebagian besar siswa, meskipun telah melaksanakan praktik, dinilai belum sepenuhnya mampu menjalankan tata cara wudhu dan shalat sesuai dengan panduan Tarjih Muhammadiyah. Beberapa poin evaluasi meliputi:
Wudhu: Masih banyak siswa yang mengusap kepala dan telinga sebanyak tiga kali, yang tidak sesuai dengan tuntunan Tarjih.
Shalat: Siswa mengalami kesulitan dalam melafalkan bacaan iftitah dengan lancar. Selain itu, dalam bacaan shalawat saat tasyahud, masih terdapat penambahan kata “sayyidina”.
Doa Tasyahud Akhir: Mayoritas siswa belum hafal doa tambahan di tasyahud akhir.
Evaluasi ini disampaikan bukan tanpa tujuan. Penguji berharap temuan ini menjadi pelajaran berharga dan hikmah untuk mata pelajaran ISMUBA ke depannya, memotivasi perbaikan dalam proses belajar mengajar.
“Guru ISMUBA berharap kegiatan ujian praktik ini semoga membuat siswa semakin sungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah, terutama dalam berwudhu dan shalat,” ujar Tamim.
Semangat untuk terus memperbaiki kualitas ibadah sesuai tuntunan yang benar menjadi inti dari kegiatan ini. Evaluasi ini menjadi pengingat inspiratif bahwa kesempurnaan dalam beribadah adalah sebuah perjalanan pembelajaran yang berkelanjutan bagi setiap muslim.
Penulis: Tamim Hamzah
