“BAWA PENDIDIKAN LOKAL KE KANCAH GLOBAL, Dr. Ir. M. BAKHRUN DAHLAN, MM TARGETKAN ALUMNI SMK MUHAMMADIYAH 1 DUNIA.”
Jakarta, jktmu.com – Di penutup runtutan kegiatan rapat kerja di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Tahun Ajaran 2026/2027 pada hari Jumat, 10 Juli 2026 di Ruang Serbaguna. Pada Materi yang terakhir ini, mengangkat tema tentang membangun SMK Muhammadiyah berstandar global (Melahirkan alumni bekerja Internasional) oleh bapak Dr. Ir. M. Bakhrun Dahlan, MM. Acara ini dipandu oleh bapak ustad Tamim Hamzah, M.Pd yang memandu acara sampai selesai.
Dalam pemaparannya, Beliau bangga dengan pemikiran awal dari Ahmad Dahlan dalam pembaharuan pendidikan: Ahmad Dahlan menghadirkan transformasi pendidikan melalui integrasi ilmu agama dan ilmu umum, penerapan sistem kelas modern, serta penekanan pada aspek pengalaman nyata untuk menjawab tantangan sosial dan perkembangan ilmu pengetahuan. Relevansi pendidikan untuk menjawab tantangan zaman: pemikiran Ahmad Dahlan mendorong lembaga pendidikan islam agar tetap inklusif, kritis, dan inovatif, sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten secara intelektual sekaligus memiliki integritas moral dalam memecahkan masalah masyarakat. Transformasi ilmu menjadi amal nyata, Ahmad Dahlan menekankan kembali bahwa pendidikan agama tidak boleh berhenti pada penguasaan kitab atau hafalan semata, melainkan harus mampu mengubah perilaku sosial dan menjadi kekuatan nyata dalam memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat secara luas.
Lalu timbullah pertanyaan, Mengapa sekolah Muhammadiyah harus go global? Untuk menjawab hal tersebut, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta memanfaatkan adanya dinamika dan peluang kerja di negara-negara maju seperti Jepang, Jerman, Korea Selatan dan Australia, sehingga SMK Muhammadiyah 1 Jakarta tidak hanya menyiapkan lulusan untuk bekerja di tingkat lokal tetapi juga menjadi warga dunia yang mampu berkompetisi secara global. Meskipun murid-murid SMK Muhammadiyah 1 Jakarta go internasional, maka ia tetap harus mampu mengintegrasikan dan menerapkan nilai-nilai islami dan kemuhammadiayahan guna membentuk karakter kader yang memiliki etos kerja tinggi di tingkat dunia.
Acara selanjutnya diskusi interaktuf, Pertanyaan pertama dari bidang BKK, Tati Nurkhikmah, M.Pd menanyakan tentang bagaimana tips dan trik untuk meyakinkan pilihan murid yang bekerja ke luar negeri memiliki keyakinan teguh sampai tetap bekerja di luar negeri dan bagaimana cara memasukan alumni SMK muhammadiyah 1 jakarta dapat bekerja ke luar negeri dengan berbakat kan bahasa Inggris saja? Bapak Bakhrun menjelaskan dengan adanya jaringan (contoh) yang menarik agar murid dapat bentuk nyata dan membangkitkan semangat pada murid, dan dengan memperbanyak kepercayaan yang dibangun, memperbanyak bahasa yang dikuasai serta mempersiapkan sertifikasi keahlian agar mempermudah komunikasi dan bekerja di luar negeri.
Pertanyaan lainnya dari guru bahasa Inggris, bapak Ikhsan Ramadhan, S. Pd, bagaimana menghadapi murid yang belum apa-apa sudah tidak mau mengikuti program ini karena merasa sulit? Beliau menjawab langsung dengan cara merubah mindsheet murid terlebih dahulu. Murid tersebut berkata tersebut karena mindsheetnya masih belum terbuka pada pandangan internasional, sehingga diperlukan memberikan pemikiran positif dengan wawasan-wawasan tentang bekerja dan gaji di luar negeri tersebut.
Melalui materi ini, diharapkan kerjasama guru-guru SMK Muhammadiyah 1 Jakarta untuk dapat mewujudkan membangun sekolah ini sampai kancah global dengan mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum agar dapat menghasilkan lulusan berkompeten secara intelektual dan integritas moral yang baik.
Penulis: Tri Hartati
