Semangat Bangkit di Tengah Musibah: Tiga Siswa SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Terdampak Kebakaran Pasar Jiung–Tanah Tinggi
Jakarta, jktmu.com – Telah terjadi kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk dan kawasan di daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Yaitu, tanggal 2 Juni 2026 di kawasan Pasar Jiung dan di susul dengan kebakaran dikawasan Tanah Tinggi,Johar Baru pada tanggal 4 Juni 2026. Peristiwa di kawasan Pasar Jiung mengakibatkan 304 rumah terdampak dan 674 warga yang harus mengungsi, salah satunya kedua murid kelas X SMK Muhammadiyah 1 Jakarta. Radhitia Septiawan Pratama kelas X jurusan Teknik Otomotif D (Tunas), dan Haza Fathan Rahmansyah kelas X jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi C (Axioo). Kemudian, di kawasan Tanah Tinggi Johar Baru mengakibatkan 31 unit rumah tinggal yang hangus terbakar dan terdampak langsung pada 250 jiwa dan 60 Kepala Keluarga (KK) yang kehilangan tempat tinggal, salah satu korban kebakaran tersebut adalah Aulia Oktavianti kelas X jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi A.
Kawasan kebakaran terjadi di Pasar Jiung dan permukaan pada dibelakangnya berlangsung pada Selasa malam sekitar pukul 20.55 dan disusul pada Kamis, 4 Juni 2026 sekitar 00.15 dini hari di kawasan pemukiman Tanah Tinggi, Johar Baru. Kedua peristiwa itu terjadi awalnya dikarenakan konsleting listrik pada satu unit rumah warga hingga terjadi kebakaran hebat dan menjalar sampai kepemukiman warga lainnya. Seluruh warga yang terdampak di Pasar Jiung dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa tetapi 8 warga sempat dilarikan ke Rumah Sakit Herima akibat mengalami sesak nafas karena menghirup asap kebakaran, sementara di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Sebanyak 33 unit mobil pemadam kebakaran dan ratusan personel dikerahkan untuk melokalisasi dan memadamkan api sementara warga dipindahkan ke tenda posko kebakaran untuk sebagai tempat tinggal sementara.
Pada hari Kamis 11 Juni 2026 sekitar pukul 14.30 siang, bapak Muhammad Tio Siregar selaku wali kelas dari Haza Fathan serta kedua siswa perwakilan dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berkunjung ke tenda posko Pasar Jiung tempat Haza Fathan mengungsi sementara, untuk memeriksa keadaan Haza Fathan dan keluarga serta memberikan donasi dari pihak sekolah dan kelas X TJKT C. Dilanjut pada hari Jumat 12 Juni 2026 sekitar pukul 12.38 siang, Ibu Nabila Putri Tatipikalawan selaku wali kelas dari Radhitya serta kedua siswa perwakilan dari IPM dan perwakilan dari kelas Radhitya yaitu kelas X TO D berkunjung ke tenda posko Pasar Jiung tempat Radhitya dan keluarga mengungsi dan sekitar pukul 14.18 siang Ibu Mia Safitri selaku wali kelas Aulia Oktavianti serta perwakilan siswa IPM dan siswa kelas dari Aulia Oktavianti yaitu X TJKT A ke posko pengungsian di kawasan Tanah Tinggi, Johar Baru tempat tinggal sementara Aulia dan keluarga.
Masing-masing siswa dan keluarga bercerita tentang kronologi kebakaran serta dampak psikis yang dirasakan dari masing-masing korban serta kerugian materil. Kemudian, terakhir pemberian donasi ke masing-masing korban. Rasa haru menyelimuti hati dari para wali kelas, siswa IPM,serta siswa perwakilan kelas yang sedang berada di Posko. Semoga dari kejadian ini para korban diberikan hati yang lapang,hati yang luas untuk menerima ujian dunia untuk menjadi manusia yang lebih tangguh dan ikhlas. Dan semoga dari peristiwa ini semakin menumbuhkan rasa syukur dan rasa peduli terhadap sekitarnya.
Penulis : Nabila Putri Tatipikalawan
