News

Konsisten Menanamkan Nilai Keislaman, Pembiasaan Baca Al-Qur’an Tetap Berjalan Saat ASAT

Jakarta, jktmu.com – SMK Muhammadiyah 1 Jakarta terus menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai keislaman kepada murid melalui berbagai program pembiasaan. Salah satu di antaranya adalah pembiasaan membaca Al-Qur’an yang rutin dilaksanakan setiap pagi sebelum kegiatan pembelajaran dimulai.

Komitmen tersebut tetap dijaga meskipun sekolah sedang melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung pada 10–17 Juni 2026. Seluruh siswa kelas X dan XI tetap mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an selama kurang lebih 15–30 menit sebelum memulai asesmen.

Kegiatan ini merupakan bagian dari budaya sekolah yang telah diterapkan secara konsisten sebagai upaya membentuk karakter religius dan meningkatkan kedekatan murid dengan Al-Qur’an. Oleh karena itu, pelaksanaan ASAT tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembiasaan positif yang telah menjadi identitas sekolah tersebut.

Setiap pagi, para murid melaksanakan tilawah Al-Qur’an di kelas masing-masing dengan pengawas ASAT. Suasana yang tenang dan khusyuk terlihat saat lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di lingkungan sekolah sebelum asesmen dimulai. Selain menjadi sarana pembinaan spiritual, kegiatan ini juga membantu siswa lebih siap, tenang, dan fokus dalam mengerjakan soal-soal ASAT.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Febriantoni, M.Pd., menegaskan bahwa pembiasaan membaca Al-Qur’an merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan di sekolah.

“Pembiasaan membaca Al-Qur’an sudah menjadi budaya yang kami laksanakan setiap hari sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Karena itu, saat ASAT berlangsung pun kegiatan ini tetap kami jalankan. Kami ingin murid tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan spiritual dalam menghadapi setiap kegiatan pembelajaran maupun asesmen,” ujarnya.

Lebih lanjut, Febriantoni menjelaskan bahwa pendidikan di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan akhlak mulia murid.

“Nilai-nilai keislaman harus terus ditanamkan dalam setiap aktivitas sekolah. Melalui pembiasaan membaca Al-Qur’an, kami berharap murid semakin mencintai Al-Qur’an, memiliki karakter yang baik, serta menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Dengan adanya pembiasaan membaca Al-Qur’an, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepribadian Islami yang kuat. Hal ini sejalan dengan visi sekolah yaitu menghasilkan llusan yang Islami, kompeten, dan responsif terhadap perubahan iklim.

Penulis :Tati Nurkhikmah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *