Penguatan Kewiraan PMI untuk Mempersiapkan Peserta Program Kebekerjaan ke Jepang
Jakarta, jktmu.com – SMK Muhammadiyah 1 Jakarta menggelar kegiatan Penguatan Kewiraan bagi peserta Program Kebekerjaan ke Jepang pada Kamis, 4/6/2026 di Ruang Serbaguna SMK Muhammadiyah 1 Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh peserta Program Kebekerjaan ke Jepang yang merupakan lulusan tahun 2026 dan tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti program penempatan kerja ke Jepang sebagai bagian dari upaya penguatan wawasan dan kesiapan bekerja di luar negeri.
Kegiatan menghadirkan narasumber Bapak Tri Cahyo Atmojo, Pengantar Kerja Ahli Muda BP3MI DKI Jakarta, yang memberikan pemahaman mendalam mengenai prosedur, persyaratan, serta pentingnya mengikuti jalur resmi dalam bekerja ke luar negeri.
Dalam pemaparannya, Bapak Tri menjelaskan berbagai ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi antara lain berusia minimal 18 tahun, memiliki kompetensi yang sesuai dengan bidang pekerjaan, sehat jasmani dan rohani, terdaftar dalam program jaminan sosial, serta melengkapi berbagai dokumen yang dipersyaratkan.
Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai dokumen-dokumen penting yang harus dipersiapkan sebelum berangkat bekerja ke luar negeri, seperti surat izin orang tua atau wali, sertifikat kompetensi, hasil pemeriksaan kesehatan dan psikologi, paspor, visa kerja, perjanjian kerja, hingga perjanjian penempatan. Materi tersebut diberikan agar peserta memahami setiap tahapan yang harus dilalui secara legal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya membahas persyaratan administrasi, Bapak Tri juga mengingatkan peserta mengenai pentingnya menggunakan jalur resmi dalam proses penempatan kerja ke luar negeri. Menurutnya, pemahaman yang baik terhadap prosedur penempatan dapat membantu calon pekerja migran terhindar dari berbagai risiko, termasuk praktik penipuan, eksploitasi, maupun tindak pidana perdagangan orang.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan aktif menyimak berbagai informasi yang disampaikan. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperluas wawasan mengenai dunia kerja internasional, khususnya peluang kerja di Jepang yang saat ini menjadi salah satu negara tujuan penempatan tenaga kerja Indonesia.
Pada sesi akhir, Bapak Tri Cahyo Atmojo menyampaikan apresiasi kepada SMK Muhammadiyah 1 Jakarta yang telah mengundangnya untuk berbagi informasi dan pengalaman kepada para peserta program. Ia juga memberikan motivasi agar seluruh peserta tetap semangat dalam mempersiapkan diri, terus meningkatkan kompetensi, menjaga disiplin, serta berkomitmen mengikuti setiap tahapan program dengan sungguh-sungguh.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Jakarta menyambut baik kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pembekalan awal bagi peserta Program Kebekerjaan ke Jepang. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai hak dan kewajiban sebagai calon pekerja migran Indonesia sekaligus mampu mempersiapkan diri secara matang sebelum memasuki dunia kerja internasional.
Dengan adanya kegiatan Penguatan Kewiraan ini, diharapkan para peserta Program Kebekerjaan ke Jepang semakin memahami prosedur, persyaratan, serta aspek perlindungan yang harus diperhatikan sebelum bekerja di luar negeri. Bekal pengetahuan tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan lulusan yang siap bekerja secara profesional, aman, dan berdaya saing di tingkat global.
Penulis: Tati Nurkhikmah
