Sinergi Ibadah dan Pengetahuan: Potret Kegiatan Sanlat SMK Muhammadiyah 1 Jakarta
Jakarta, jktmu.com – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif dan religius, SMK Muhammadiyah 1 Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang diikuti oleh siswa-siswi kelas X hingga XI. Kegiatan sanlat dihari Kamis, 26 Februari 2026 sejak pukul 06.30 WIB hingga waktu berbuka puasa dan shalat Maghrib berjamaah.
Kegiatan ini sudah berlangsung hari ke 4 ( empat) dengan materi “Ramadham momen memperbaiki diri dan Membiasakan kejujuran untuk membersihkan hati “. Bertempat di lingkungan sekolah, acara diawali dengan tadarus bersama pagi pukul 07.00–07.30 WIB bertujuan untuk mencetak siswa yang “Smart secara Intelektual dan Kuat secara Spiritual.
Sholat Dhuha dimulai pukul 07.30–09.00 WIB dimana siswa sanlat mulai mengambil air wudhu. Sedangkan sholat dhuha sendiri merupakan salah satu menu utama dalam jadwal harian Sanlat di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta. Bukan sekadar rutinitas, ibadah ini memiliki filosofi mendalam bagi siswa SMK yang sedang dipersiapkan menjadi tenaga kerja profesional yang religius.
“Selain tadarus dan dzikir, panitia Sanlat SMK Muhammadiyah 1 Jakarta juga mewajibkan pelaksanaan Sholat Dhuha berjamaah. Kegiatan ini menjadi simulasi bagi para siswa agar kelak saat masuk ke dunia industri, mereka terbiasa memulai hari dengan integritas dan spiritualitas yang tinggi. ‘Kami ingin siswa memahami bahwa kesuksesan karier di masa depan tidak hanya ditentukan oleh skill teknis, tapi juga oleh kedekatan mereka kepada Sang Pemberi Rezeki,’ ujar Panitia Sanlat.
Pukul 12.05–12.40 WIB, seluruh peserta melaksanakan Shalat Zhuhur berjamaah, kemudian dilanjutkan dengan Qoilulah (tidur sejenak) pada pukul 12.40–14.30 WIB guna menjaga kondisi fisik selama berpuasa.
Kegiatan Sanlat pukul 14.30–15.30 WIB di SMK Muhammadiyah 1 Jakarta dilanjutkan dengan lantunan Tadarus Al-Qur’an secara berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi Kultum. Sinergi ini bertujuan agar para siswa tidak hanya cerdas secara intelektual di jurusannya masing-masing, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Lewat Kultum bertema ‘Pribadi Berakhlak Mulia’, para siswa diajak merefleksikan kembali perilaku sehari-hari agar sesuai dengan semangat memperbaiki diri di bulan suci ini.
Menjelang waktu berbuka puasa, selama kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) kali ini, para siswa menyaksikan penayangan Film Sejarah Islam pada pukul 16:00 hingga 17:30 WIB yang berjudul BUYA HAMKA. Pemilihan film ini bukan tanpa alasan. Sebagai sekolah di bawah naungan Muhammadiyah, sosok Buya Hamka diharapkan menjadi cermin hidup bagi para siswa dalam memahami integritas, kecerdasan, dan keteguhan iman.
Usai menyaksikan tayangan sejarah, kegiatan berlanjut pada pukul 17:30 hingga 18:00 dengan agenda Tadarus dan Persiapan Buka Puasa. Dalam suasana yang khusyuk, para siswa melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara berjamaah. Setelah tadarus selesai, para peserta Sanlat melakukan persiapan buka puasa bersama untuk mempererat tali silaturahmi serta menghadirkan kebersamaan dan kekompakan antar siswa.
Melalui Pesantren Kilat Ramadhan ini timbul sebuah harapan besar kepada siswa- siswi SMK Muhammadiyah 1 Jakarta dengan adanya kegiatan Sanlat ini, tidak hanya terbatas pada pemenuhan nilai akademik, melainkan pada perubahan menyeluruh yang mencakup dimensi spiritual, emosional, dan profesionalisme.
Penulis: M. Abu Jamroh
