Orientasi Baitul Arqam Jadi Landasan Awal Pengkaderan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Muhammadiyah
Bogor, jktmu.com – Kegiatan Baitul Arqam AUM Sekolah Muhammadiyah se-Jakarta Pusat memasuki sesi kedua berupa Orientasi Baitul Arqam yang disampaikan oleh Ibu Nurlaela Yusuf selaku Mentor of Training. Sesi ini dilaksanakan setelah pembukaan acara, pada Kamis, 5/2/2026 bertempat di Mega Mendung Permai Resort, Bogor.
Orientasi ini diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan AUM Sekolah Muhammadiyah se-Jakarta Pusat. Sesi tersebut bertujuan memberikan pemahaman awal tentang hakikat Baitul Arqam, alasan pentingnya mengikuti Baitul Arqam, serta gambaran umum rangkaian kegiatan yang akan dijalani peserta selama pelaksanaan.
Dalam pemaparannya, Ibu Nurlaela Yusuf menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan pelatihan pengkaderan Muhammadiyah yang wajib diikuti oleh pendidik dan tenaga kependidikan. Hal ini dilatarbelakangi oleh keberagaman latar belakang guru di sekolah Muhammadiyah, sehingga diperlukan wadah untuk menyamakan visi, misi, nilai, dan arah perjuangan dalam bingkai persyarikatan Muhammadiyah.
Beliau juga menyampaikan bahwa setiap pendidik dan tenaga kependidikan minimal wajib mengikuti Baitul Arqam satu kali, sebagai pengenalan dasar ideologi dan nilai-nilai Muhammadiyah. Melalui orientasi ini, peserta diharapkan memiliki kesiapan mental dan pemahaman yang sama dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Adapun konten Baitul Arqam yang akan diikuti peserta selama kegiatan meliputi pembukaan, orientasi, materi utama, fathul qulub, tadabbur ayat, FGD, praktik (ibadah, baca Al-Qur’an, dan kultum), senam/outbond, kultum, sholat berjamaah, qiyamul lail, pentas seni, RTL (Rencana Tindak Lanjut), serta penutupan.
Selain pemaparan materi, Ibu Nurlaela juga menekankan pentingnya kedisiplinan, adab selama kegiatan, kepatuhan terhadap aturan, serta pembiasaan ibadah seperti salat berjamaah, sebagai bagian dari proses pembentukan karakter guru Muhammadiyah.
Sesi orientasi berlangsung secara komunikatif dan menjadi fondasi utama sebelum peserta mengikuti materi-materi selanjutnya. Melalui sesi ini, peserta diharapkan mampu mengikuti Baitul Arqam dengan penuh kesungguhan serta mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam praktik pendidikan di sekolah masing-masing.
Penulis: Tati Nurkhikmah
