GeneralNews

Targetkan Kenaikan Murid Baru 200%, MKKS SMK Muhammadiyah DKI Jakarta Gelar Upgrading Team SPMB

Jakarta, jktmu.com – Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Muhammadiyah DKI Jakarta resmi menggelar kegiatan Upgrading Team Sosialisasi dan Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di SMK Muhammadiyah 4 Slipi, Rabu (28/1).

Langkah strategis ini diambil guna merespons tren penurunan pendaftaran siswa pada tahun sebelumnya serta mengejar target kenaikan jumlah siswa baru sebesar 200%.

Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan jajaran guru SMK Muhammadiyah se-DKI Jakarta. Fokus utama pelatihan adalah transformasi pelayanan prima, penguatan branding sekolah, serta optimalisasi inovasi media sosial.

Menjawab Tantangan Persaingan Global,
Ketua MKKS SMK Muhammadiyah DKI Jakarta, Ade Suharsono, S.Pd., menegaskan bahwa sekolah Muhammadiyah harus mampu berdiri tegak di tengah persaingan ketat dengan 577 sekolah negeri dan swasta di Jakarta.

“Hari ini kita berkumpul untuk menjawab tantangan dari Majelis PWM. Kita harus mengubah strategi penerimaan siswa yang sebelumnya kurang menarik menjadi lebih kompetitif agar target kenaikan 200% tahun ini dapat tercapai,” ujar Ade dalam sambutannya.

Strategi “Service Excellence” dan Digital Marketing menghadirkan narasumber ahli, Taufik N. Wibowo, S.Pd., materi pelatihan menyoroti pentingnya membedakan fungsi Humas dengan pengelola konten media sosial. Taufik memaparkan fakta mengejutkan bahwa 68% alasan calon siswa meninggalkan sekolah bukan karena kurangnya promosi, melainkan buruknya pelayanan dari petugas sekolah.

Beberapa poin rahasia sukses SPMB yang dibagikan meliputi:

  • Kecepatan Respon: Admin sekolah wajib memberikan respon cepat (fast response) terhadap setiap pertanyaan orang tua melalui WhatsApp.
  • Kemudahan Administrasi: Menyederhanakan form pendaftaran agar tidak menyulitkan calon wali murid.
  • Lingkungan Aman: Menjamin aturan ketat terhadap perundungan (bullying) sebagai nilai jual keamanan sekolah.

Optimalisasi “The Power of Digital Marketing”
Dalam sesi teknis, peserta dibekali strategi Digital Marketing untuk memperkuat wajah sekolah di dunia maya. Taufik menekankan bahwa situs web sekolah harus ramah pengguna (user friendly) dengan menonjolkan program unggulan dan prestasi, bukan sekadar menampilkan foto struktural.

“Kuatkan warna dominan sekolah, selaraskan nama akun di seluruh media sosial, dan pastikan admin aktif melakukan WA Blast. Namun ingat, meski iklan digital penting, kunjungan langsung ke SMP tetap menjadi prioritas utama,” tambahnya.

Melalui sinergi tim yang kuat dan penerapan strategi digital yang tepat, MKKS SMK Muhammadiyah DKI Jakarta optimis menyambut tahun ajaran 2026 sebagai momentum kebangkitan sekolah-sekolah Muhammadiyah di ibu kota.

Penulis: Budi Kriswanto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *