Style

Kultum “Lima Bekal Ramadhan” Tingkatkan Semangat Ibadah Guru dan Tendik

Jakarta, jktmu — SMK Muhammadiyah 1 Jakarta mengadakan kegiatan tadarus dan kultum pada Rabu (25/2/2026) di Ruang Teknik Otomotif. Acara ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan.  Acara dimulai dengan kegiatan tadarus kemudian kultum yang disampaikan oleh Ibu Tety Yunani kultum kali  ini bertema “Lima Bekal Sebelum Menyambut Bulan Suci Ramadhan”.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan dengan kultum yang disampaikan oleh Ibu Tety. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan lima bekal penting yang perlu dipersiapkan oleh setiap Muslim sebelum memasuki bulan Ramadhan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan penuh makna dan keberkahan.

Menurut Ibu Tety, bekal pertama adalah Iman, yakni persiapan untuk meyakini bahwa setiap ibadah dilakukan semata-mata karena Allah dan dilakukan dengan hati yang tulus selain itu juga menyakini bahwa bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan.

Bekal kedua adalah Amal, yakni persiapan berupa perbuatan baik yang kita siapkan agar Ramadhan menjadi lebih bermakna dan penuh pahala agar maksimal dalam ibadah.

Selanjutnya, bekal kedua adalah Ilmu, yakni  pemahaman tentang Ibadah yang sesuai tuntunan dan tidak sekedar kebiasaan. Selain itu juga ada ibadah-ibadah lain yang bisa dilakukan dibulan Ramadhan yang tidak ada dibulan-bulan lainnya yaitu   I’tikaf, sholat tarawih.

Bekal keempat yang disampaikan adalah Harta, yakni persiapan hrta agar dapat menjadi ladang pahal bagi kita dibulan Ramadhan. Agar bisa menunaikan Zakat Fitrah dan zakat lainnya jika sudah mampu menunaikan

Dan bekal kelima, menurut Ibu Tety, adalah Hati, yakni persiapan hati sebelum bulan Ramadhan . Mempersiapkan hati menjadi penting agar  hati siap untuk menyambut bulan Ramadhan.

Kultum ini dapat menambah semangat para guru agar bulan Ramadhan tahu ini lebih bermakna dari tahun-tahun sebelumnya.

Setelah selesai penyampaian materi, kegiatan ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. Kegiatan diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif. Para guru semangat untuk saling bertanya dan menjawab

Penulis: Nurmia Safitri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *