News

Guru dan Tenaga Kependidikan SMK Muhammadiyah 1 Jakarta Ikuti Penguatan Pembinaan Ortom Muhammadiyah pada Kegiatan Baitul Arqom AUM Sekolah Muhammadiyah se-Jakarta Pusat

Bogor, jktmu.com — Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jakarta Pusat menyelenggarakan kegiatan Baitul Arqom sebagai bagian dari upaya pembinaan ideologi dan penguatan kapasitas kader Organisasi Otonom (Ortom) Muhammadiyah di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM). Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, Kamis–Sabtu, 5–7 Februari 2026, bertempat di Hotel Megamendung Permai Resort, Bogor, dan diikuti oleh Guru dan Tenaga Kependidikan SMK Muhammadiyah 1 Jakarta.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan Baitul Arqom tersebut adalah pembinaan Ortom Muhammadiyah yang disampaikan oleh Bapak Sahrul Hasan, M.AP., MM. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya kesiapan kader Muhammadiyah, khususnya pendidik dan tenaga kependidikan, dalam menghadapi tantangan global, perkembangan teknologi, serta dinamika sosial di era modern.

Materi pembinaan disampaikan melalui tujuh poin strategis. Poin pertama adalah Ideologi Kemuhammadiyahan, yang menegaskan bahwa nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi landasan utama dalam berpikir, bersikap, dan bertindak bagi seluruh guru dan tenaga kependikan sebagai kader Muhammadiyah di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah.

Poin kedua membahas Literasi Global dan Wawasan Literasi Global. Peserta diajak untuk memiliki pemahaman yang luas terhadap perkembangan dunia global, meningkatkan kemampuan berpikir terbuka, serta mampu beradaptasi dengan perubahan zaman tanpa kehilangan identitas dan jati diri sebagai pendidik Muhammadiyah.

Pada poin ketiga, materi Digitalisasi menjadi perhatian penting. Transformasi digital dipandang sebagai peluang besar yang harus dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab oleh guru dan tenaga kependidikan, baik dalam proses pembelajaran, pengelolaan sekolah, maupun sebagai sarana dakwah dan penguatan persyarikatan.

Poin keempat adalah Critical Thinking, di mana peserta didorong untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan solutif dalam menghadapi berbagai persoalan pendidikan, khususnya di tengah derasnya arus informasi di era digital.

Selanjutnya, pada poin kelima, disampaikan materi Leadership dan Kolaborasi. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan mampu menjadi pemimpin yang berkarakter, komunikatif, serta mampu membangun kerja sama dan kolaborasi yang positif di lingkungan sekolah maupun antar-Amal Usaha Muhammadiyah.

Poin keenam membahas Entrepreneurship, yang bertujuan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kemandirian, kreativitas, dan inovasi sebagai bekal pendidik dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pengelolaan amal usaha yang berkemajuan.

Sebagai penutup, poin ketujuh menekankan pentingnya Akhlak dan Integritas. Seluruh kompetensi yang dimiliki guru dan tendik harus dilandasi dengan akhlak mulia dan integritas yang tinggi agar mampu menjadi teladan bagi peserta didik, masyarakat, dan persyarikatan.

Melalui kegiatan Baitul Arqom ini, diharapkan guru dan tenaga kependidikan semakin memiliki penguatan ideologi, wawasan global, kecakapan digital, kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, kemandirian, serta akhlak dan integritas dalam menjalankan peran sebagai pendidik dan tenaga kependidikan Muhammadiyah.

Penulis : Fitria Cahya Ningrum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *